Jumat, 22 Januari 2010

Trend impian rumah idaman terkini

seiring berjalannya roda kehidupan, demikian pula geliat tren mode juga ambisi cita-cita dan keinginan mengikutinya sesuai kebutuhan dan keperluan adanya.

berbicara tentang trend impian rumah idaman masa kini, tidak terlepas dari landasan dasar rumah itu sendiri dan kemampuan budget, untuk mewujudkannya.

membangun ataupun memiliki rumah masa kini, baik membangun sendiri ataupun mencicil dari develover dan pengembang perumahan adalah tidak dengan nominal rupiah yang sedikit, namun trend rumah itu sendiri menjadi murah secara ekonomi dan menguntungkan manakala di hitung dengan nilai investasi, dan nilai penjualan pada tahun-tahun berikutnya.

adapun trend rumah masa kini dapat dibagi menurut katagori nilai dan keperluan investasi bisnis, kenyamanan, strategis, akses, juga trend dan gengsi, seperti rumah villa dan peristirahatan, yang di bangun dari impian rumah sebagai tempat berkumpulnya, semua keluarga, berlibur, bersantai ria, dengan fasilitas yang serba lengkap, meski tempatnya jauh dari keramaian kota.

adapula konsep rumah bisnis multi fungsi, ya rumah, ya showroom, ya kantor, rumah ini di setting dari awal atau mengikuti kebutuhan dan keramain di lingkungan sekitarnya, sebagai rumah efesien dimana rumah yang bisa menambah income dan sekaligus bisa menjalankan aktifitas bisnis, apalagi dengan mahalnya lokasi strategis untuk bisnis baik membangun atau menyewa tempat usaha di jaman sekarang ini, maka bagi pengusaha yang ingin menghemat biaya pengeluaran dan usahanya bisa dijalankan dari rumah, inilah solusi dan trendnya. apalagi sekarang lagi trennya dunia internet, yang makin mempermudah akses informasi dan promosi via jaringan internet yang murah yang gampang yang asik yang hemat dan sebagainya.

selanjutnya ada pula konsep trend rumah bisnis yang khusus menyewakan rumah per unit dengan limit tahunan atau bulanan bisa perunit rumah atau per unit kamar, dilokasi-lokasi sentra bisnis atau pun dilokasi industri dan di lokasi kampus- kampus.

bagaimana dengan impian dan trend rumah anda yang belum terwujud dengan berbagai kenyataan dan kondisi tanggung dan terbatas sekali, tak terbantahkan lagi, ditengah meledaknya pertumbuhan ekonomi dan populasi penduduk yang makin meningkat otomatis kebutuhan rumahpun meningkat, dan yang menjadi problem adalah betapa mahalnya harga rumah itu. adapun solusi yang di tawarkan beragam sekali mungkin bagi anda yang budgetnya sudah ada dan pekerjaanya menetap dan incomenya pasti bisa dengan cara mencicil, adapun bagi yang budgetnya belum terkumpul dan status kerjanya atau bisnisnya masih tidak menentu ada proyek ataupun job ordernya, mungkin dengan cara mengupulkan asset dulu lewat tabungan atau investasi barang berharga secara berkala mengikuti alur rejeki komitment juga semangat untuk impian trend rumahnya, begitu terkumpul baru bisa langsung beli atau bangun tunai.

tidak ada alasan untuk kepemilikan sebuah rumah hanya karena setatus, pegawai, karyawan, atau pengusaha, yang pasti ini adalah tentang cara bersikap, dan cara memandang. yang jelas rumah trend impian dan rumah idaman adalah "Rumah ku surgaku", rumah tempat bersujud dan bersyukur yang didalamnya ada hati, ada jiwa, ada tanggung jawab ada cinta dan kasih sayang juga berkesenian, mendidik juga toleran dan mandiri. itulah rumah menurut petunjuk wahyu, yang dirujuk dengan kata, BAIT, BUYYUT DAN BAITULLOH.

selalu bersikap yang fositif, fositive thinking, merupakan point yang menentukan dalam menghantarkan cita-cita mulia, karena ketika kita berbaik sangka atau selalu bertindak dan bersikap fositive, secara tidak langsung dan otomatis kita telah memuji dan mengikutkan juga melibatkan sang pencipta "AL-BIRRU" dalam doa dan langkah kita, dan itulah point dari nilai bersyukur kepadanya, maka dengan sikap positif tadi, daya dan upaya juga kreatifitas cita-cita kita di harapkan lebih membara dan memiliki emosi optimisme sejati, pantang menyerah dan pantang mundur, setia terus sampai level demi level obsesi dan cita-cita itu tergapai menurut fase dan target-targetnya. amien.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar